Bagi peminat filem-filem Indonesia bertemakan "Horror", siapa yang tidak mengetahui mengenai lagu "Lingsir Wengi"? Lagu ini pernah menjadi fenomena suatu ketika dahulu yang dinyanyikan oleh pelakon Indonesia iaitu Julie Estelle yang berperan sebagai Samantha didalam filem "Kuntilanak". Setelah menjadi fenomena, timbul satu pendapat yang mengatakan bahawa lagu tersebut berbau mistik dan negatif. Banyak yang mempercayai bahawa lagu tersebut boleh memanggil makhluk halus.

Sejarah Lagu Lingsir Wengi

Lingsir Wengi telah diciptakan oleh Raden Said atau di Indonesia lebih dikenali sebagai Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga ini adalah seorang wali yang menyebarkan agama Islam dengan cara budaya jawa, seperti wayang kulit, gamelan dan lain-lain. Lingsir Wengi bermaksud Penolak Makhluk Halus. Namun, ramai yang menyalah ertikan maksud lagu ini menjadi Pemanggil Makhluk Halus. Lagu ini diciptakan untuk menolak dari gangguan makhluk halus.

Lagu ini asalnya bertemakan "Percintaan". Lagu ini digunakan Sunan Kalijaga selepas solat malam yang berfungsi untuk menolak bala atau mencegah dari terkena gangguan makhluk halus. Selain itu, makna tersirat dalam lagu ini ialah menyatakan doa kepada Tuhan. Pada zaman dahulu, lagu Lingsir Wengi ini sering dinyanyikan oleh ibu-ibu untuk menidurkan anaknya.

Lirik Lagu Lingsir Wengi

Lirik Asli Lingsir Wengi :


Lingsir Wengi
Lingsir Wengi
(Menjelang tengah malam)
Sepi durung biso nendro
(Sepi tidak bisa tidur)
Kagodho mring wewayang
(Tergoda bayanganmu)
Kang ngeridhu ati
(Dalam Hatiku)
Kawitane
(Permulaannya)
Mung sembrono njur kulino
(Hanya bercanda kemudian terjadi)
Ra ngiro yen bakal nuwuhke tresno
(Tidak mengira akan jadi cinta)
Nanging duh tibane aku dewe kang nemahi
(Kalau sudah saatnya terjadi pada diriku)
Nandang bronto
(Jatuh cinta)
Kadung Loro Sambat Sambat sopo
(Aku harus mengeluh pada siapa)
 Rini wengi
(Siang dan Malam)
Sing tak puji ojo lali 
(Yang saya cinta jangan lupakanku)
Janjine mugo biso tak ugemi
(Janjinya kuharap tak diingkari)

Sedangkan Lingsir Wengi yang dinyanyikan dalam filem Kuntilanak seperti ini


Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
(Menjelang malam bayanganmu mula sirna)
Ojo Tangi nggonmu guling
(Jangan terbangun dari tidurmu)
Awas jo ngetoro
(Awas jangan memperlihatkan diri)
Aku lagi bang wingo wingo
(Aku sedang gelisah)
Jin setan kang tak utusi
(Jin setan kuperintahkan)
Dadyo sebarang
(Jadilah apa jua)
Wojo lelayu sebet
(Namun jangan membawa maut)


Perkara ini perlu dijelaskan bahawa pandangan mereka itu adalah salah. Lagu ini diciptakan bukan untuk memanggil makhluk halus. Apabila diperhatikan dengan teliti lagu ini mengingatkan kita supaya mendekatkan diri kepada Tuhan agar tidak diganggu oleh makhluk halus. Jadi, anggaplah lagu ini sebagai lagu yang mendekatkan kita kepada Tuhan kita bukan pemanggil makhluk halus.

Sumber : Berbagai Reviews